Apa Perbedaan CV dan PT serta Keunggulan Keduanya?

Apa Perbedaan CV dan PT serta Keunggulan Keduanya?

 

Memahami perbedaan CV dan PT perlu dipahami bagi pemilik usaha agar bisnis yang dijalankan bisa lebih mudah berkembang. Kedua legalitas usaha ini punya beberapa perbedaan. PT adalah usaha berbadan hukum sedangkan CV bukan usaha berbadan hukum.

Perseroan terbatas maupun CV adalah jenis struktur bisnis legal. Bedanya CV tidak diatur dalam undang-undang, hanya butuh pengesahan Pengadilan Negeri setempat. Pemilik lebih dilindungi di bawah struktur legalitas PT karena mereka tidak bertanggung jawab secara pribadi atas kewajiban atau hutang bisnis, meskipun ada beberapa pengecualian.

Tujuan memilih entitas dalam bentuk PT adalah untuk melindungi aset pribadi pemilik bisnis dari jangkauan tuntutan hukum terhadap bisnis atau oleh kreditur bisnis.

 

 

Perbedaan Badan Usaha PT Dengan CV

Di Indonesia legalitas usaha ada banyak macamnya. Dua jenis legalitas usaha yang paling populer adalah CV dan PT. Keduanya sekilas sama-sama bentuk usaha, namun ada perbedaan yang cukup msignifikan dalam praktek legalitas usaha tersebut. Bagi pemilik usaha memiliki pemahaman yang cukup akan keduanya bisa lebih memudahkan dalam praktek bisnis yang akan dijalankan nantinya.

Legalitas usaha itu penting. Pilihlah legalitas usaha yang tepat dengan visi dan misi bisnis Anda. Berikut ini perbedaan PT dan CV.

Dilihat dari bentuk perusahaan

Perbedaan mendasar PT dan CV ada pada payung hukumnya. PT berbadan hukum sedang CV tidak. CV cukup terdaftar di PN setempat sedangkan PT harus didaftarkan dan mendapat persetujuan Kemenkumham.

Dilihat dari penamaan perusahaannya

Penamaan usaha ini menjadi ciri khas yang muncul pada informasi terkait usaha tersebut. Badan usaha berbentuk PT setelah mendapatkan pengesahan dari Kemenkum HAM wajib mencantumkan frasa perseroan terbatas atau disingkat PT. PT harus unik, tidak boleh dobel nama. Sedangkan CV, tidak ada aturan khusus pencantuman statusnya. Nama perseroan bisa saja sama atau mirip antara satu CV dengan CV lainnya.

PT adalah struktur entitas yang lebih baru dan memberikan lebih banyak fleksibilitas daripada CV. Ini adalah perbedaan kecil tapi signifikan antara PT dan CV. Perbedaan ini penting karena aplikasi Anda mungkin ditolak jika Anda gagal memenuhi persyaratan penamaan ini. Berhati-hatilah untuk memastikan bahwa aplikasi Anda tidak didiskualifikasi karena kesalahan kecil.

 

Dilihat dari modal usahanya

Modal usaha untuk PT diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 2007, dimana modal pendirian PT ditetapkan sebesar Rp 50 juta, selain itu sebanyak 25 persen dari seluruh modal awal harus ditempatkan dan disetor penuh. Hal ini beda dengan bentuk usaha CV. Lebih mudahnya CV tidak memberikan batasan modal minimal sehingga cocok bagi yang modalnya terbatas  dalam pendiriannya. Prinsip bisnis, makin besar dan kuat modal makin bagus prospeknya.

Dilihat dari kepengurusannya

PT diurus dan dikelola oleh direksi yang dipilih berdasarkan RUPS. Pemegang saham tidak berwenang untuk mengelola mengurus PT. Sedangkan CV, ada dua kategori pengurusan usaha yang dikenal dengan nama sekutu aktif dan sekutu pasif.

Yang berwenang mengurus perusahaan adalah sekutu aktif, sementara sekutu pasif tidak memiliki wewenang mengelola perusahaan. Di CV pemilik modal yang tidak aktif menjalankan bisnis masuk kategori sekutu pasif. Mereka hanya titip alias setor modal tanpa ikut menjalankan bisnis.

Dilihat dari kegiatan usahanya

PT bisa fleksibel menjalankan semua kegiatan usaha seperti yang tertera pada tujuan pendiriannya, sedangkan CV memiliki keterbatasan untuk melakukan usaha terbatas pada bidang tertentu, meliputi misalnya perdagangan, pembangunan (kontraktor) sampai dengan beberapa tingkat misalnya level 4. Jenis bisnis lain seperti perindustrian, dan perbengkelan masuk kategori ini. Termasuk didalamnya pertanian, percetakan, dan jasa.

 

Dilihat dari syarat bagi pendirinya

 

PT diwajibkan ada minimal 2 orang yang terlibat, baik itu WNI maupun WNA saat pengajuan pendirian PT, di mana masing-masing memiliki bagian saham. Untuk CV juga membutuhkan minimal 2 orang sebagai pendiri, hanya saja bedanya terletak pada larangan WNA ikut mendirikan perseroan komanditer.

 

Keunggulan PT dan CV

PT dan CV memiliki keunggulan masing-masing yang disesuaikan dengan skala, visi, misi perusahaan yang akan didirikan. Pilihan yang tepat dalam memilih legalitas usaha akan memudahkan perusahaan dalam melakukan usahanya tanpa terganggu masalah yang terkait dengan legalitas.

Keunggulan PT

Perseroan Terbatas atau PT memiliki kelebihan yang menonjol, kelebihan itu adalah sebagai berikut: Pemegang saham memiliki tanggung jawab terbatas. Masa hidup perusahaan dapat terjamin secara berkelanjutan. Pahami bahwa ada perbedaan antara pengurus perusahaan dengan founder atau yang mendirikan perusahaan. Oleh karena itu bentuk usaha PT adalah pendorong utama pertumbuhan ekonomi sebuah negara dalam skala besar.

Dalam jangka panjang dan skala lebih luas, PT bisa menjadi perusahaan terbuka (go public). Status terbuka membuat PT lebih punya prestise dan harapan berkembang lebih besar lagi terutama dari sisi mendapatkan permodalan dari pasar modal.

Keunggulan CV

 

Umumnya kalau membuka usaha skala modal kecil, orang cenderung memilih bentuk usaha CV. Namun, bila CV tersebut merugi, maka itu akan diambil hingga ke harta pribadi sekutu aktif.

Oleh karena itu CV biasanya dianggap sebagai perusahaan pribadi, karena modal dan aset perusahaan serasa memang punya pribadi. Pembentukan CV seringkali dijadikan senjata untuk lebih mudah mengambil porse pekerjaan atau proyek yang membutuhkan legalitas badan usaha.

 

Tips Mendirikan Sebuah Perusahaan

 

Mendirikan perusahaan terkesan susah namun harus segera dimulai bagi yang berjiwa dan bermental entrepreneur. Bagaimana tips nya agar sukses? Mulailah dengan memiliki pola pikir yang benar, bahwa bisnis butuh kerja keras. Publik seringkali mendengar tentang kesuksesan dalam semalam padahal itu salah besar, totally wrong.

Kemudian sempurnakan ide bisnis Anda tapi jangan menunggu sempurna dan tidak segera memulai usaha. Kenali pesaing dan pasar Anda dengan baik. Pengenalan pasar dan pesaing biasanya akan makin bagus setelah sering mengalami kegagalan.

Buat rencana bisnis Anda dan segera jalankan. Pilih struktur bisnis Anda termasuk legalitas usaha yang akan dijalankan, apakah memilih bentuk usaha PT atau CV.

Daftarkan Bisnis Anda dan Urus Dokumennya sehingga resmi dan sah diakui oleh negara. Siapkan modal dana untuk memulai bisnis Anda. Ingat, usaha tak harus butuh modal besar, namun punya modal besar lebih menjamin kesuksesan dalam berusaha

Pasarkan bisnis Anda dengan melalui berbagai saluran pemasaran yang ada baik online maupun offline.

 

Bagaimana Cara Memastikan Pilihan Badan Usaha adalah Yang Paling Cocok dengan Usaha Anda?

Pilihan legalitas usaha yang tepat menjadi titik penting dalam membuat strategi bisnis. Pastikan bisnis Anda sesuai antara visi, misi, skala, jenis dan kelas usaha dengan legalitas yang dipilih. Oleh karena itu pastikan pemilik usaha benar-benar memahami perbedaan CV dan PT agar tidak salah memilih legalitas usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published.