Analisis Potensi Pasar Bank Perkreditan Rakyat

Merancang Produk/ Jasa Layanan dan Program Pemasaran
Menganalisis Potensi Pasar
Mengidentifikasi potensi wilayah sesuai dengan Segmentasi Pasar
Mengidentifikasi Potensi wilayah dilakukan dengan menggunakan pengumpulan data antara
lain:

  1. Data primer diperoleh dengan menggunakan pendekatan partisipatif, interview atau
    wawancara dan angket atau kuesioner.
  2. Data sekunder dilakukan dengan cara mengumpulkan seluruh data yang ada dan
    sumber lain yang mendukung.
  3. Penetapan impact point dengan menggunakan analisis permintaan dan penawaran,
    penetapan prioritas dan menetapkan segmen penentu
    Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu
    produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen (Kotler,
    2001). Dengan kata lain, segmentasi pasar adalah kegiatan membagi pasar menjadi
    kelompok pembeli yang terbedakan dengan kebutuhan, karakteristik, atau tingkah laku
    berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran terpisah.
    Perusahaan membagi pangsa pasar ke dalam segmen-segmen pasar tertentu di mana
    masing-masing segmen tersebut bersifat homogen. Perbedaan keinginan dan hasrat
    konsumen merupakan alasan yang utama untuk diadakannya segmentasi pasar. Jika
    terdapat bermacam-macam hasrat dan keinginan konsumen, maka perusahaan dapat
    mendesain suatu produk untuk mengisi suatu heterogenitas keinginan dan hasrat tersebut.
    Dengan demikian dapat berkreasi dengan suatu penambahan penggunaan yang khusus
    untuk konsumen dalam segmen yang diinginkan. Konsumen akan mau membayar lebih
    tinggi terhadap produk yang mereka butuhkan bila mereka menerima berbagai keuntungan
    dari produk tersebut.
    Manfaat Segmentasi Pasar
    Begitu luasnya karakteristik yang terdapat di pasar, maka segmentasi pasar perlu dilakukan,
    berikut adalah manfaat dan tujuan secara lebih detail:
  4. Pasar lebih mudah dibedakan
    Sangat sulit bagi perusahaan untuk terus-menerus mengikuti selera konsumen yang
    selalu berkembang di keadaan pasar yang heterogen. Oleh karenanya perusahaan
    cenderung mencari kelompok konsumen yang sifatnya homogen agar lebih mudah
    untuk memahami selera konsumen, agar produk yang dihasilkan perusahaan
    tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga produk
    yang dibuat pun dapat diterima dengan baik oleh konsumen.
  5. Pelayanan lebih baik
    Ada empat hal penting yang diinginkan oleh konsumen dalam memenuhi
    kebutuhannya, yaitu kualitas, harga, pelayanan, dan ketepatan waktu. Namun dari
    keempat hal penting itu, pelayanan merupakan hal yang paling dominan. Sedang
    harga dan kualitas seringkali menjadi nomor dua dibanding pelayanan. Oleh karena
    itu segmentasi pasar harus dilakukan agar bisa memberikan pelayanan yang
    mengarah dan tepat kepada pasarnya.
    Modul 011: Merancang Produk/ Jasa Layanan dan
    Program Pemasaran
    Sesi 2-3: Analisis Potensi Pasar
    Menganalisis Potensi Pasar
    BPR.011.S2-3.H1 Analisis Potensi Pasar 2/2
  6. Strategi pemasaran lebih terarah
    Dengan melayani pasar yang sifatnya homogen, maka dalam merencanakan strategi
    pemasaran, penyusunan bauran pemasaran (marketing mix) yang meliputi produk,
    harga, distribusi, dan promosinya dapat lebih terarah dan lebih tajam.
  7. Menemukan peluang baru
    Perusahaan yang memiliki pemahaman atas segmen pasar yang baik tentunya akan
    sampai pada titik di mana ia menemukan peluang, meski peluang yang ditemukan
    tidak selalu besar.
  8. Faktor penentu desain
    Dengan adanya pemahaman terhadap kebutuhan segmen-segmen pasar, maka
    pemasar dapat mendesain produk sesuai dengan kebutuhan segmen tersebut dan
    desain yang dibuat pun lebih responsif terhadap kebutuhan pasar.
  9. Strategi komunikasi lebih efektif
    Komunikasi bisa menjadi efektif apabila komunikator tahu persis siapa komunikan
    yang diajak berkomunikasi olehnya; apa kesukaan, kebiasaan, latar belakang, dan
    lain sebagainya. Dalam hal ini perusahaan sebagai komunikator akan berkomunikasi
    dengan cara yang berbeda-beda dan melalui media yang berbeda pula yang
    disesuaikan kepada segmen pasar yang ditergetnya.
  10. Melihat kompetitor dengan segmen yang sama
    Dengan mengetahui siapa yang menjadi segmen bagi sebuah perusahaan, tentunya
    perusahaan itu juga bisa melihat apabila ada perusahaan-perusahaan lain
    (perusahaan kompetitor) yang menawarkan produk / jasa yang sama, yang juga
    menargetkan segmen pasar yang sama dengan yang ditargetnya, dan kegiatan apa
    saja yang dilakukan perusahaan-perusahaan kompetitor itu untuk merebut perhatian
    pasar dalam usaha memenuhi kebutuhan segmen pasar tersebut.
  11. Evaluasi target dan rencana bisnis
    Setelah mengetahui siapa dan bagaimana karakteristik segmen pasar yang ditarget,
    maka perusahaan bisa melakukan evaluasi atas efektif tidaknya kegiatan pemasaran
    yang sudah dilakukan selama periode tertentu, apakah sudah sesuai dengan
    karakteristik pasar yang ditargetnya, dan juga perusahaan bisa mempelajari apa
    yang lebih dan kurang dari strategi yang sudah berjalan, untuk dibuat perencanaan
    bisnis selanjutnya di depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.